PLN IP Kembangkan Aset Karbon dari PLTP Gunung Salak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PLN Indonesia Power (PLN IP) mengembangkan aset karbon dari PLTP Gunung Salak melalui penandatanganan Second Amendment to ERPA pada INDOEBTKE CONEX 2026 di Jakarta. Kolaborasi dengan South Pole AG memungkinkan monetisasi pengurangan emisi dari peningkatan kapasitas PLTP. Direktur Utama PLN IP menyatakan pengembangan aset karbon menciptakan nilai ekonomi sekaligus mendukung keberlanjutan energi panas bumi. Pengembangan ini sebagai upaya optimasi aset energi terbarukan di Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 17.21
Aset Karbon PLTP Gunung Salak Jadi Sumber Ekonomi Baru
Detik.com · 7 September 2026 pukul 11.37
PLTP Gunung Salak Mulai Kembangkan Aset Karbon
Berita terkait
Pertamina Dorong Ekspansi Energi Panas Bumi Nasional di The 12th IIGCE 2026
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 09.31
Video: Listrik Panas Bumi RI Digeber, Laba Bersih PGE Tumbuh 15,48%
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.26
Pengembangan Panas Bumi RI Masih Terkendala, Bos PGE Beri Masukan Ini
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.17
Video: PGE Akselerasi Panas Bumi Hingga 1,8 GW, Jadi Terbesar di Dunia
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 12.34