Ketua MPR Tegaskan Persatuan Tak Boleh Jadi Alasan Membungkam Kritik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua MPR Ahmad Muzani menegaskan bahwa persatuan tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk membungkam kritik, dan kritik pula tidak boleh menjadi alat untuk merusak persatuan. Pesan ini disampaikan saat pembukaan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat, 14 Agustus. Menurut Muzani, persatuan harus dirawat melalui keadilan, dialog, dan rasa saling percaya. Demokrasi tidak akan semakin kuat hanya karena orang semakin keras mencela. Kebebasan berbicara harus berjalan bersama tanggung jawab, argumentasi, dan penghormatan terhadap perbedaan pendapat. Teknologi digital memudahkan warga menyampaikan pendapat, namun juga mempercepat penyebaran kebencian, fitnah, dan kabar bohong di ruang publik. Muzani meminta agar perbedaan politik tidak merusak persahabatan, hubungan keluarga, atau menanamkan kebencian. Ia mendorong budaya politik yang keras dalam gagasan namun tetap santun dalam penyampaian, sekaligus menekankan pentingnya kritik yang konstruktif tanpa menghilangkan rasa hormat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 17.35
Ketua MPR Serukan Persatuan Jadi Kekuatan Utama Indonesia Hadapi Tantangan Zaman
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 09.39
Anggota MPR Puji Pelaksanaan Sidang Tahunan 2026: Tertib & Khidmat
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 20.00
Ketua MPR Ahmad Muzani Tegaskan Persatuan Sebagai Kekuatan Utama Bangsa
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 16.34
Puan: Beda Pilihan Politik Wajar, Tapi Persatuan Harus Tetap Dijaga
Berita terkait
Sambut HUT Ke-81 RI, Ketua MPR RI Ajak Bangsa Indonesia Rawat Persatuan dan Kebinekaan
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 22.05
MPR Luncurkan Dua Buku di Gedung Merdeka, Ahmad Muzani: Memori Konstitusi Tak Boleh Putus
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 17.01
Muzani Ungkap Alasan MPR Tak Gegabah Amendemen UUD 1945
Liputan6.com · 27 September 2026 pukul 13.45
Tiga Dekade Reformasi, Ibas Dorong Demokrasi dan Pembangunan Bisa Berjalan Beriringan
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 10.47