Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Ketua PW Al Washliyah Sumut Sekaligus Anggota DPD RI Dukung Penuh Kemenhaj Berantas Mafia Haji dan Umrah

Ketua PW Al Washliyah Sumatera Utara dan Anggota DPD RI, Dr. H. Dedi Iskandar Batubara, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) dalam memberantas mafia haji dan umrah. Dukungan ini disampaikan sebagai respons atas komitmen Kemenhaj di bawah kepemimpinan Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf dan Wakil Menterinya, Dahnil Anzar Simanjuntak, untuk membongkar praktik mafia yang dianggap sebagai kejahatan kemanusiaan. Dedi menegaskan bahwa praktik ini merugikan umat dan mencoreng kesucian ibadah, sehingga perlu ditertibkan secara tegas.

Sebagai bagian dari upaya ini, Kemenhaj telah membekukan tiga travel umrah bermasalah dan melakukan verifikasi ulang terhadap sekitar 3.000 Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di seluruh Indonesia. Selain itu, pembentukan Satgas khusus penanganan haji ilegal dan pembukaan hotline pengaduan bernama "Bongkar Mafia Haji dan Umrah" dinilai sebagai langkah yang tepat dan progresif. Hingga kini, hampir 13.000 pengaduan masyarakat telah diterima, dengan sebagian besar terkait penyelenggaraan umrah, menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat akan kanal pelaporan yang dapat dipercaya.

Dedi juga menyoroti kasus terbaru PT AAT di Jombang yang diduga menjalankan skema ponzi dengan kerugian mencapai Rp120 miliar dan menelantarkan sekitar 200 jemaah. Ia meminta aparat penegak hukum, termasuk Polri, Kejaksaan, dan KPK, untuk menindak kasus ini tanpa pandang bulu. Al Washliyah Sumatera Utara juga siap menjadi mitra Kemenhaj di daerah dengan melakukan edukasi kepada masyarakat agar tidak tergiur tawaran haji cepat atau umrah murah dengan skema ponzi, serta selalu memverifikasi legalitas travel melalui Siskopatuh Kemenhaj.

Berita terkait