Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ketum IAP: Pembangunan Kota Masa Depan Harus Jawab Kebutuhan Generasi Z hingga Beta

Pembangunan kota masa depan harus merancang ruang kota yang responsif terhadap perubahan gaya hidup, khususnya kebutuhan Generasi Z, Alpha, dan Beta. Ketua Umum Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia Adriadi Dimastanto menekankan bahwa pendekatan perencanaan yang hanya menjawab kebutuhan masyarakat saat ini tidak lagi relevan. Perubahan teknologi, seperti munculnya layanan transportasi berbasis aplikasi, telah mengubah pola mobilitas dan interaksi sosial masyarakat perkotaan secara signifikan.

Dalam konferensi internasional yang melibatkan komunitas perencana kota dari Indonesia, Jepang, Korea, Taiwan, dan Vietnam, lebih dari 400 hasil penelitian disajikan sebagai bahan pembelajaran. Adriadi menyatakan bahwa solusi dari negara lain tidak boleh ditiru secara langsung, karena setiap kota memiliki karakteristik, persoalan, dan kebutuhan yang berbeda. Pengetahuan lintas negara lebih banyak berperan sebagai inspirasi untuk diteradaptasi sesuai konteks lokal.

IAP saat ini mengelola sekitar 4.000 anggota yang tersebar dari Aceh hingga Papua, yang terlibat dalam proses perencanaan tata ruang dan pembangunan kota. Peningkatan kapasitas para perencana dinilai penting agar rencana tata ruang yang dihasilkan tetap relevan seiring dinamika perubahan teknologi dan demografi. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan perkotaan yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mampu mengikuti evolusi cara hidup masyarakat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait