Ketum IAP: Pembangunan Kota Masa Depan Harus Jawab Kebutuhan Generasi Z hingga Beta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pembangunan kota masa depan harus merancang ruang kota yang responsif terhadap perubahan gaya hidup, khususnya kebutuhan Generasi Z, Alpha, dan Beta. Ketua Umum Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia Adriadi Dimastanto menekankan bahwa pendekatan perencanaan yang hanya menjawab kebutuhan masyarakat saat ini tidak lagi relevan. Perubahan teknologi, seperti munculnya layanan transportasi berbasis aplikasi, telah mengubah pola mobilitas dan interaksi sosial masyarakat perkotaan secara signifikan.
Dalam konferensi internasional yang melibatkan komunitas perencana kota dari Indonesia, Jepang, Korea, Taiwan, dan Vietnam, lebih dari 400 hasil penelitian disajikan sebagai bahan pembelajaran. Adriadi menyatakan bahwa solusi dari negara lain tidak boleh ditiru secara langsung, karena setiap kota memiliki karakteristik, persoalan, dan kebutuhan yang berbeda. Pengetahuan lintas negara lebih banyak berperan sebagai inspirasi untuk diteradaptasi sesuai konteks lokal.
IAP saat ini mengelola sekitar 4.000 anggota yang tersebar dari Aceh hingga Papua, yang terlibat dalam proses perencanaan tata ruang dan pembangunan kota. Peningkatan kapasitas para perencana dinilai penting agar rencana tata ruang yang dihasilkan tetap relevan seiring dinamika perubahan teknologi dan demografi. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan perkotaan yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mampu mengikuti evolusi cara hidup masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 05.10
Mewujudkan Kemerdekaan yang Lebih Hakiki
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 07.45
Dulu Dipuja Sekarang Dibenci, Ini Tokoh yang Paling Tak Dipercaya
Berita terkait
Merdeka in the Age of Machines
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 07.35
Ekonom UGM: Vendor Infrastruktur 5G Harus Bebas Tekanan Asing
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 22.07
Utang Raksasa Teknologi AS Demi AI Tembus Rp 29.653 Triliun
Detik.com · 27 Juli 2026 pukul 07.45
Emoji Loudly Crying Face Terpopuler!
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 21.01