Keutamaan Hijrah di Jalan Allah, Tinggalkan Lingkungan Penuh Maksiat dan Raih Pahala Besar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hijrah dalam Islam tidak hanya berarti berpindah tempat secara fisik, tetapi juga meninggalkan kemaksiatan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Berdasarkan Kitab Tanbihul Ghafilin karya Imam Abu Laits As-Samarqandi dan QS An-Nisa: 100, orang yang berhijrah di jalan Allah dijanjikan pahala besar, kelapangan hidup, serta rezeki yang banyak.
Meneladani hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah, seorang Muslim dianjurkan meninggalkan lingkungan penuh maksiat demi keridaan Allah. Namun, bagi yang tidak mampu berpindah fisik tetapi tetap beribadah dan membenci kemaksiatan di sekitarnya, hal tersebut tetap dianggap sebagai bentuk ketaatan dan tidak berdosa.
Bagikan
Berita terkait
7 Cara Agar Tetap Istiqamah Setelah Hijrah, Jangan Sampai Semangat Hanya di Awal
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 16.48
Sudah Hijrah, Haruskah Putus Pertemanan? Ini Panduan Islam
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 12.20
Hidayah Hijrah, Anugerah Terindah dari Allah yang Tak Ternilai
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 09.37
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 05.15