Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Keutamaan Hijrah di Jalan Allah, Tinggalkan Lingkungan Penuh Maksiat dan Raih Pahala Besar

Hijrah dalam Islam tidak hanya berarti berpindah tempat secara fisik, tetapi juga meninggalkan kemaksiatan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Berdasarkan Kitab Tanbihul Ghafilin karya Imam Abu Laits As-Samarqandi dan QS An-Nisa: 100, orang yang berhijrah di jalan Allah dijanjikan pahala besar, kelapangan hidup, serta rezeki yang banyak.

Meneladani hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah, seorang Muslim dianjurkan meninggalkan lingkungan penuh maksiat demi keridaan Allah. Namun, bagi yang tidak mampu berpindah fisik tetapi tetap beribadah dan membenci kemaksiatan di sekitarnya, hal tersebut tetap dianggap sebagai bentuk ketaatan dan tidak berdosa.

Berita terkait