Khofifah Sebut Ada Perbedaan Jam Kirim dalam Kasus Keracunan MBG di Sidoarjo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan adanya perbedaan waktu pengiriman Makan Bergizi Gratis (MBG) di 18 unit yang mendapatkan layanan dari Satuan Pelayanan Pengolahan (SPPG) Kalitengah di Sidoarjo. Menurutnya, 17 dari 18 unit berjalan dengan baik, namun satu unit mengalami keracunan massal setelah MBG dikirim pukul 11.00 WIB dan dikonsumsi pukul 12.30 hingga 13.00 WIB. Sementara itu, MBG yang dikirim lebih awal pukul 07.00 dan siap konsumsi pukul 10.00 tidak menimbulkan masalah. Khofifah menekankan pentingnya pengawasan ketat mulai dari proses pemasakan hingga pengiriman untuk mencegah kasus serupa di masa depan, terutama di Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang menjadi lokus insiden. Ia juga menegaskan bahwa semua pihak terkait, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN) dan SPPG setempat, harus belajar dari insiden ini meski menggunakan bahan dan proses yang sama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 September 2026 pukul 16.54
Kepala BGN soal Keracunan MBG di Sidoarjo: Kelalaian yang Disengaja
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 16.05
17 Lembaga Aman, Cuma 1 yang Keracunan MBG, Khofifah Curigai Ada...
kumparan · 3 September 2026 pukul 13.00
Korban Keracunan MBG di Sidoarjo 664 Siswa, Dinkes Bentuk Tim Krisis Kesehatan
Detik.com · 3 September 2026 pukul 11.54
Waka Komisi IX Dorong Ubah Model MBG Buntut Santri di Sidoarjo Keracunan
Berita terkait
Polisi Uji Labfor Sampel MBG Diduga Sebabkan Santri di Sidoarjo Keracunan
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 15.03
Soal Keracunan MBG di Sidoarjo: Charles Mengusulkan Dapur Berbasis Sekolah
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 14.38
Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Bertambah, Jadi 664 Orang
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 14.09
Korban Keracunan MBG di Ponpes Sidoarjo Tembus 664 Orang
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 11.28