Kisah Abu Thalhah, Sahabat Nabi SAW yang Wafat di Laut dan Jasadnya Tetap Utuh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Abu Thalhah al-Anshari, sahabat Nabi Muhammad SAW yang juga dikenal dengan nama Zaid bin Sahal an-Najjary, adalah salah satu sahabat yang dikenal memiliki banyak kelebihan. Ia berasal dari Bani Najjar, memiliki kemampuan sebagai penunggang kuda dan pemanah ulung, serta memiliki kedudukan yang terhormat di masyarakat Yatsrib. Setelah memeluk Islam, ia tidak hanya menggunakan kelebihannya untuk kepentuan pribadi, tetapi juga mempersiapkan diri untuk berjuang di jalan Allah SWT. Hingga usia lanjut, Abu Thalhah tetap ingin berperang bersama pasukan Muslimin pada masa Khalifah Utsman bin Affan, meskipun anak-anaknya mencoba meyakinkannya untuk istirahat. Ia merujuk pada ayat Al-Qur'an surah At-Taubah (9): 41 sebagai alasannya untuk tetap berpartisipasi dalam peperangan.
Bagikan
Berita terkait
Kisah Penetapan Muharram sebagai Bulan Pertama Kalender Hijriyah
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 19.33
Kisah Hikmah : Abu Qilabah, Sahabat Nabi yang Diuji Bertubi-tubi tetapi Tetap Bersyukur
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 17.25
SANFFEST 2026 Ajak Santri Menghidupkan Nilai Al-Qur’an lewat Film
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 19.54
Begini Kondisi China di Masa Hidup Nabi Muhammad, Kini Raksasa Dunia
CNBC Indonesia · 19 September 2026 pukul 18.30