Begini Kondisi China di Masa Hidup Nabi Muhammad, Kini Raksasa Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebelum menjadi raksasa ekonomi global, China pada masa hidup Nabi Muhammad (570-632 M) sudah dikenal sebagai pusat pengetahuan dan peradaban di wilayah Arab. Ungkapan "tuntutlah ilmu sampai ke negeri China" menyebar dalam tradisi Islam, meski keabsahannya diperdebatkan. Dinasti Tang (618-907 M) menjadi periode keemasan peradaban China dengan perdagangan luas melalui Jalur Sutra dan rute maritim, menghubungkan China dengan Asia Tengah hingga Timur Tengah. Makkah sebagai pusat perdagangan Arab memiliki akses informasi tentang China melalui jaringan perdagangan. Kedatangan pedagang Muslim ke China pada era Tang membentuk komunitas Muslim awal. Saat ini, China berkembang menjadi aktor utama dalam ekonomi global dengan industri modern, teknologi, dan investasi besar.
Bagikan
Berita terkait
Pasokan Minyak Arab Saudi Bertambah, Harga Minyak Dunia Menurun
JawaPos · 17 September 2026 pukul 08.00
Harga Minyak Makin Panas, Kini Tembus US$ 108 per Barel
Detik.com · 16 September 2026 pukul 07.55
Pasokan Minyak Saudi Terancam Habis akibat Serangan Jalur Pipa Utama
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 20.34
FAO: Blokade Hormuz sebabkan produksi pangan global turun
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 13.38