Kisah Dokter yang Seumur Hidup Suka Menolong, di Akhir Hidupnya Ditolong Banyak Orang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nesyana Yana (38), dokter yang wafat kanker pada 2026, telah menyisihkan rezeki untuk bersedekah melalui Kitabisa setiap subuh dan Jumat selama bertahun-tahun. Terdidik dari keluarga yang menanamkan nilai berbagi sejak kecil oleh ayahnya, Syahrudin Said (72), pensiunan dosen Universitas Hasanuddin. Yana menjadi dokter, mengembangkan dunia pendidikan, dan membangun keluarga dengan suaminya Asri Abidin. Di rumah, ia membiasakan anak-anaknya salat berjemaah dan murojaah selepas magrib. Kebiasaan bersedekahnya yang konsisten mencerminkan bakti yang menjaga amanah keluarga, sebagai komentar ayahnya yang menekankan niat tulus dalam berbuat baik.
Bagikan
Berita terkait
Enaknya Jadi Warga Singapura, Setiap Anak Diberi Hampir Rp1 Miliar hingga Umur 17 Tahun
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 10.54
Singapura Beri Bantuan Rp 973 Juta untuk Setiap Anak, Cair sejak Lahir hingga Usia 17 Tahun
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 16.02
Anak di Singapura Dapat Bantuan Hampir Rp 1 M sampai Usia 17 Tahun
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 12.30
Membangun Generasi Merdeka Lewat Sepiring Gizi
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 12.55