Kisah Dokter yang Seumur Hidup Suka Menolong, di Akhir Hidupnya Ditolong Banyak Orang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nesyana Yana (38), dokter yang wafat kanker pada 2026, telah menyisihkan rezeki untuk bersedekah melalui Kitabisa setiap subuh dan Jumat selama bertahun-tahun. Terdidik dari keluarga yang menanamkan nilai berbagi sejak kecil oleh ayahnya, Syahrudin Said (72), pensiunan dosen Universitas Hasanuddin. Yana menjadi dokter, mengembangkan dunia pendidikan, dan membangun keluarga dengan suaminya Asri Abidin. Di rumah, ia membiasakan anak-anaknya salat berjemaah dan murojaah selepas magrib. Kebiasaan bersedekahnya yang konsisten mencerminkan bakti yang menjaga amanah keluarga, sebagai komentar ayahnya yang menekankan niat tulus dalam berbuat baik.
Bagikan
Berita terkait
Membangun Generasi Merdeka Lewat Sepiring Gizi
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 12.55
Cara Unik Miliarder Ini Mendidik Anak Supaya Tak Silau Kekayaan
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 21.00
Sadean Internasional
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 06.05
NUS Beri Akses ChatGPT Gratis, Wajibkan Kuliah AI untuk Mahasiswa Baru
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 01.40