Kisah Gatot Iskandar, Bocah 15 Tahun Jadi Kurir Kemerdekaan: Keliling Sumatera Sebarkan Kabar Proklamasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gatot Iskandar, siswa SMP kelas III di Yogyakarta pada tahun 1945, berumur 15 tahun saat menjadi kurir kemerdekaan. Setelah proklamasi 17 Agustus 1945, ia dipilih untuk menyebarkan kabar merdeka ke Sumatera bersama Umar. Dari Kediri, Gatot dan Umar menumpang kereta api ke Jakarta, membawa buntalan pakaian dan bekal terbatas. Di setiap stasiun, mereka menggalang dana sukarela untuk fond kemerdekaan. Perjalanan mereka memakan waktu berhari-hari karena kereta api trutuk berbahan bakar kayu yang lambat. Gatot membawa lencana merah putih sebagai tanda kebersamaan pejuang. Kisus ini mewakili upaya menyebarkan kabar merdeka ke daerah terpencil yang belum mendengar dari radio RRI.
Bagikan
Berita terkait
Di Balik Penampilan Anggun Dewi Soekarno di Istana, Ada Sentuhan Peter Saerang
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 21.45
MenPAN-RB Minta Masyarakat Maknai Kemerdekaan dengan Saling Menguatkan
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 21.43
Kemerdekaan di Era AI: Jangan Sampai Kita Hanya Menjadi Pengguna
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 21.21
HUT RI Ke-81, Sekolah di Jakarta Boleh Terapkan PJJ pada 18 Agustus
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 21.20