Kisah Gatot Iskandar, Bocah 15 Tahun Jadi Kurir Kemerdekaan: Keliling Sumatera Sebarkan Kabar Proklamasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gatot Iskandar, siswa SMP kelas III di Yogyakarta pada tahun 1945, berumur 15 tahun saat menjadi kurir kemerdekaan. Setelah proklamasi 17 Agustus 1945, ia dipilih untuk menyebarkan kabar merdeka ke Sumatera bersama Umar. Dari Kediri, Gatot dan Umar menumpang kereta api ke Jakarta, membawa buntalan pakaian dan bekal terbatas. Di setiap stasiun, mereka menggalang dana sukarela untuk fond kemerdekaan. Perjalanan mereka memakan waktu berhari-hari karena kereta api trutuk berbahan bakar kayu yang lambat. Gatot membawa lencana merah putih sebagai tanda kebersamaan pejuang. Kisus ini mewakili upaya menyebarkan kabar merdeka ke daerah terpencil yang belum mendengar dari radio RRI.
Bagikan
Berita terkait
Negara Ini Dikecam karena Bantai 23 Gajah untuk Hidangan Perayaan Kemerdekaan
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 14.13
Keffiyeh untuk Megawati, Pesan Kemerdekaan Palestina Kembali Disuarakan
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 19.08
Sejarah Hari Bhakti Postel yang Diperingati Hari Ini di Bandung
CNN Indonesia · 27 September 2026 pukul 08.00
Kapolri: Ulama Beri Arah dan Tuntunan, Polri Jaga Keamanan
CNN Indonesia · 26 September 2026 pukul 18.20