Jakarta · Minggu, 27 September 2026Cari
WargaKonoha

Kisah Para Sopir Bajaj di Gambir: Dari Ditipu Penumpang hingga Asuh Anak Yatim

Di Stasiun Gambir, Jakarta, para sopir bajaj seperti Suratno (54 tahun) dan Yusuf (41 tahun) mengalami penurunan pendapatan akibat penurunan penumpang pasca-pandemi dan persaingan dengan ojek online. Suratno hanya dapat Rp30 ribu per hari, harus membayar setoran Rp70 ribu ke pemilik bajaj, bahkan pernah tidak pulang selama seminggu. Yusuf, yang pernah memiliki empat bajaj, kini menarik kendaraan orang lain dengan setoran Rp50-60 ribu/hari, malah pernah jadi pemulung untuk membiayai empat yatim dan dua anak kandungnya. Kedua sopir tetap berusaha demi tanggung jawab keluarga, mengandalkan keyakinan dan doa untuk kemajuan.

Berita terkait