Kisah Pemuda Pendosa yang Mendapat Kemuliaan karena Mencintai Nabi Muhammad SAW
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kisah dari kitab I‘anatut Thalibin menceritakan seorang pemuda pendosa di Bashrah pada masa Khalifah Harun Ar-Rasyid. Meski dipandang rendah dan dijauhi masyarakat karena perilaku buruknya, pemuda ini memiliki kecintaan mendalam kepada Nabi Muhammad SAW.
Setiap bulan Rabiul Awal, ia rutin merayakan Maulid Nabi dengan memakai pakaian terbaik, wewangian, mengadakan jamuan, dan membaca kisah kelahiran Rasulullah. Saat wafat, ia awalnya diabaikan warga, namun kemudian seluruh penduduk Bashrah mendengar suara gaib yang mengumumkan bahwa jenazah tersebut adalah kekasih Allah.
Bagikan
Berita terkait
Malam 12 Rabiul Awal, Mengungkap Keajaiban Kelahiran Nabi Muhammad SAW
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 09.03
Menag dipilih jadi presiden pertama majelis imam masjid dunia
ANTARA News · 28 September 2026 pukul 09.12
Peringati Maulid Nabi, Fathan Subchi Ajak Warga Demak Rawat Silaturahmi
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 18.30
Hadiri Maulid PDBN, Rektor UIN Walisongo Pesan Warga Demak Jaga Akar Daerah
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 14.47