Malam 12 Rabiul Awal, Mengungkap Keajaiban Kelahiran Nabi Muhammad SAW
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada malam 12 Rabiul Awal 1448 Hijriyah (24 Agustus 2026), umat Muslim memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Menurut kisah dalam kitab Al Ibriz Al Dani karya Syaikh Nawawi Al-Bantani, Sayyidah Aminah merasakan penglihatan spiritual sejak awal kehamilan. Setiap bulan kehamilannya, seorang rasul atau nabi terdahulu datang untuk memberi kabar gembira tentang kelahiran putranya yang mulia.
Pada bulan Rabiul Awal, malam-malamnya penuh dengan tanda-tanda ajaib. Mulai dari malam pertama hingga kesebelas, Sayyidah Aminah merasakan ketenangan, seruan malaikat, dan penglihatan mimpi yang menyiapkan jiwa untuk kejadian besar ini. Pada malam ke-12, kelahiran Nabi terwujud di sepertiga malam, dengan langit yang cerah tanpa awan.
Empat wanita bidadari—Hawa, istri Ibrahim, Asiyah, dan Maryam—turun untuk menyaksikan kelahiran. Sekelompok manusia bersinar dan ribuan bidadari juga hadir. Atap rumah terbuka, bintang-bintang bersinar, dan harum surga menyelimuti ruangan. Kelahiran ini penuh dengan keajaiban yang tak terlukiskan dalam kata-kata, menjadi momen yang dirayakan dengan penuh kedamaian dan kebahagiaan.
Bagikan
Berita terkait
7 Peristiwa Penting di Bulan Rabiul Awal, dari Kelahiran hingga Wafat Nabi Muhammad SAW
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 05.15
Bulan Maulid Nabi, Ini 3 Bacaan Selawat Khusus yang Wajib Diketahui dan Cara Mengamalkannya
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 16.25
Asal Usul Rabiul Awal, Sejarah Penamaan dan Mengapa Disebut Bulan Maulid?
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 05.15
Kisah Pemuda Pendosa yang Mendapat Kemuliaan karena Mencintai Nabi Muhammad SAW
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 19.05