Kisah Pilu Bambang Pejompongan, Tengok Toko dan Tak Pernah Pulang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9335220/original/060493400_1787922560-WhatsApp_Image_2026-08-28_at_19.50.29.jpeg)
Bambang Setiawan (59) ditemukan tak sadar di tengah kericuhan pasca-demonstrasi di depan Gedung DPR, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/8/2026). Ia dan istrinya baru saja menutup toko cermin di Jalan Pejompongan Raya. Beberapa jam kemudian, Bambang kembali ke toko untuk mematikan lampu yang masih menyala, justru tewas dilumpungi oleh perusuh. Ditemukan oleh Polri, ia dibawa ke RS TNI Angkatan Laut Dr. Mintohardjo, kemudian dirawat di RS Polri Kramat Jati. Ditemukan lebam di tubuhnya, kematian disebabkan pengeroyokan. Keluarga menolak melakukan autopsi. Putra pertamanya, Wisnu, mengisahkan ayahnya sangat teliti, termasuk mematikan lampu toko. Pencarian berlangsung hingga subuh, namun Bambang tidak ditemukan hidup. Korbannya menjadi bagian dari kerusuhan yang menyebabkan banyak korban jiwa dan kerusakan properti di sekitar lokasi demo.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 08.32
Polisi Usut Penggerak dan Penyandang Dana Kerusuhan Demo DPR
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 19.19
1 Warga Tewas saat Kerusuhan Demo DPR, Ini Kronologi Kejadiannya
Berita terkait
Polisi Usut Dugaan Eksploitasi Anak dalam Kerusuhan Demo DPR
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 23.59
Airsoft Gun, Senjata Tajam, hingga Bom Molotov Disita Polisi Terkait Demo di DPR
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 16.14
GRIB Jaya Ungkap Alasan Hercules Berada di Lokasi Demo
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 16.41
Kesaksian Sudarsi, Istri Bambang Korban Tewas Kericuhan 27 Agustus
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 14.08