Kisah Sukses Seblak Ngapak Bali Warnai Hari UMKM Nasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasangan Nurtisari dan Ovi Arista Anggie Satria merantau dari Semarang ke Bali pada 2022 dengan kondisi ekonomi terbatas, bahkan menjual gitar di bawah harga untuk membiayai perjalanan. Di Bali, Ovi bekerja sebagai kuli angkut dan kemudian menjadi Mitra Pengemudi GrabBike, sementara Nur memulai usaha seblak sederhana dari kontrakan kos-kosannya. Usaha seblaknya, "Seblak Ngapak Bali", kemudian didaftarkan sebagai Mitra GrabMerchant. Di tengah perjalanan, pasangan ini kehilangan anak kedua yang berusia 7 bulan akibat pneumonia, namun tetap bertahan dan bangkit. Dengan pendapatan dari GrabBike dan penjualan seblak, keduanya mampu membayar cicilan motor, membeli peralatan usaha, dan mulai menabung. Pada Hari UMKM Nasional yang diperingati 12 Agustus, kisah ini menjadi contoh nyata bagaimana UMKM dapat berkembang melalui keberanian memulai, pemanfaatan platform digital, dan akses pendanaan yang tepat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 17.54
Seblak Ngapak Bali, Cerita Kuliner Rumahan yang Tumbuh Perlahan di Denpasar
Berita terkait
Pengamat: Digitalisasi layanan UMKM perlu sediakan alternatif akses
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 09.55
Menteri UMKM Apresiasi GrabAcademy Dorong Jutaan Mitra Naik Kelas
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 20.05
Bank Mandiri Bantu 56 Ribu UMKM Naik Kelas Lewat KUR
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 14.52
Kepmen Diskon Marketplace 50 Persen UMKM Terbit Pekan Ini
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 11.00