Seblak Ngapak Bali, Cerita Kuliner Rumahan yang Tumbuh Perlahan di Denpasar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seblak Ngapak Bali didirikan oleh Nurtisari dan Ovi Arista Anggie Satria dari Denpasar pada 2022. Pasangan ini pindar dari Semarang tanpa modal, suami awalnya bekerja sebagai kuli angkut dan pengemudi ojek online dengan modal sepeda motor Rp300 ribu. Setelah kehilangan anak kedua, Nur mulai menjual seblak dari rumah. Produk mulai dikenal lewat GrabFood, berkembang hingga menerima pesanan dari luar Denpasar. Pendanaan Rp5 juta dan Rp20 juta digunakan untuk membeli peralatan masak. Ovi kembali jadi pengemudi, menambah penghasilan. Usaha ikut mengikuti program pemberdayaan UMKM dan promosi digital. Sekarang keduanya bisa menabung dan membangun kehidupan yang lebih stabil.
Bagikan
Berita terkait
Pemerintah Sebut Driver Ojol Bisa Punya Pendapatan Lain Usai Statusnya Jadi UMKM
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 18.47
Pimpinan DPR dan Pemerintah Segera Tuntaskan Perpres Ojek Online
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 18.43
UMKM Cari Modal Usaha, GrabModal Klaim Sudah Salurkan Rp9 Triliun
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 17.50
Tak Cuma Cari Modal, Ibu-ibu UMKM Kini Didorong Paham Risiko Usaha
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 17.44