KNKT sebut penanganan kedaruratan di kapal belum maksimal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KNKT menyatakan penanganan kedaruratan di kapal roro belum maksimal dan seringkali hanya menjadi formalitas. Hal ini menyebabkan tingginya jumlah korban saat terjadi kecelakaan karena awak kapal kurang terlatih dalam melakukan tanggap darurat yang efektif.
Hasil simulasi menunjukkan berbagai kendala teknis, seperti selang hidran yang terhambat muatan saat kebakaran, serta lambatnya penggunaan alat keselamatan. Pemakaian pakaian anti api membutuhkan waktu 5-8 menit dengan bantuan orang lain, sementara penggunaan jaket pelampung memakan waktu 3-6 menit. KNKT menekankan bahwa latihan tanggap darurat harus menjadi kebutuhan untuk mengidentifikasi kelemahan dan melakukan penyempurnaan.
Bagikan
Berita terkait
KSOP Tanjung Perak Sebut KMP Virgo Transport 8 Layak Sampai 2027
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 19.37
Momen Ketua Komisi V Cecar Pemilik KM Mutiara Sentosa 2 Gara-gara Tak Ada Sekoci
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 16.46
Menhub Ancam Tak Terbitkan Izin Berlayar Kapal Jika Manifest Tak Tervalidasi
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.21
Menhub Ganti Dirjen Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan Ditunjuk Jadi Plt
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 17.00