Kolaborasi dan Teknologi Medis Dibutuhkan Atasi Kesenjangan Akses Pelayanan Kesehatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

RMIT University dari Australia dan Mandaya Hospital Group menggelar forum bertajuk Healthier Futures, Sooner: How Technology Closes the Gap in Care di Jakarta untuk membahas solusi mengatasi kesenjangan akses pelayanan kesehatan di Indonesia. Forum ini menekankan pentingnya kolaborasi antara riset, teknologi medis (MedTech), dan pendirian klinis guna meningkatkan kualitas dan akses layanan kesehatan, terutama di wilayah yang terpencil. Menurut proyeksi Kementerian Kesehatan, tenaga medis masih tidak merata, dengan konsentrasi tinggi di Pulau Jawa dan kota-kota besar, sementara wilayah timur Indonesia mengalami krisis tenaga kesehatan.
Bagikan
Berita terkait
Teknologi Pemetaan 3D Jantung Pertama Hadir di Siloam Hospitals Bali, Canggih
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 20.54
Mahasiswa FK Unair Pelajari Terapi Musik untuk Pasien di Universitas Mahidol Thailand
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 09.50
Bamsoet Dorong Medical Check-Up Berbasis Teknologi dan Deteksi Dini di RI
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 18.51
Bali Kini Punya Layanan Jantung Canggih, Cardiac Imaging Jadi Standar Baru
JPNN.com · 9 Agustus 2026 pukul 08.47