Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kolombia Akui Kedaulatan Israel di Dataran Tinggi Golan yang Dijajah

Pemerintah Kolombia secara resmi mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan, wilayah Suriah yang telah berada di bawah pendudukan militer Israel sejak 1967. Pengakuan ini disampaikan dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri Kolombia pada Senin, 10 Agustus 2026. Menurut pernyataan tersebut, pengakuan dilakukan karena Israel memiliki hak untuk mempertahankan keamanannya dari ancaman eksternal, dan kendali atas Dataran Tinggi Golan dianggap sebagai komponen penting bagi pertahanan nasional Israel, terutama menyusul meningkatnya tantangan keamanan di kawasan. Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella dan Menteri Luar Negeri Kolombia Omar Bula Escobar atas perubahan kebijakan ini, dan menyebut langkah tersebut sebagai 'keputusan bersejarah'. Langkah diplomatik ini terjadi pada konteks Israel yang memperluas kehadiran militernya di Suriah setelah jatuhnya rezim Bashar al-Assad pada Desember 2024. Pengakuan Kolombia menandai perubahan signifikan dalam hubungan diplomatik Latin Amerika dengan Konfliktim Palestina-Israel, dan dapat memengaruhi dinamika regional serta peran organisasi internasional dalam menyelesaikan sengketa wilayah ini.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait