Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Kolombia Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Iran, Ada Apa?

Kolombia secara resmi memutuskan memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran mulai 19 September 2026. Keputusan ini didasari kekhawatiran terhadap keamanan nasional dan keamanan kawasan, dugaan keterkaitan dengan kelompok teroris dan narkoteroris internasional, serta pelanggaran hak asasi manusia. Kementerian Luar Negeri Kolombia juga menyatakan bahwa Iran terlibat dalam serangan terhadap negara tidak terlibat konflik Timur Tengah, memblokade Selat Hormuz, dan menghambat verifikasi program nuklir oleh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).

Presiden Kolombia, Abelardo de la Espriella, yang dilantik pada Agustus 2026, telah mengubah arah kebijakan luar negeri negaranya. De la Espriella mempercepat pemulihan hubungan dengan Israel dan membalikkan sikap pendahulunya terkait isu genosida di Jalur Gaza. Perubahan ini mencerminkan prioritas baru Kolombia dalam memerangi kejahatan transnasional dan menjaga kedaulatan nasional.

Fakta-fakta yang disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Kolombia mengindikasikan penurunan kepercayaan yang signifikan terhadap pemerintah Iran, terutama terkait kebijakan asing yang dianggap merusak stabilitas global dan regional.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait