Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

Tak Mampu Ditaklukkan AS dan Israel, Mungkinkah Pemberontakan Domestik Mampu Gulingkan Mojtaba?

Otoritas Iran terus melakukan penangkapan terhadap sel bersenjata dan kelompok pro-monarki di dalam negeri untuk menjaga stabilitas nasional. Baru-baru ini, IRGC menangkap delapan orang di provinsi Fars yang dituduh melakukan aksi anarkis. Kementerian Intelijen juga melaporkan penangkapan 111 sel monarkis yang tersebar di 26 provinsi pada 18 Maret.

Ketidakpuasan publik meningkat akibat kondisi ekonomi yang memburuk, memicu dukungan terhadap Reza Pahlavi untuk mengembalikan sistem monarki. Meski demikian, gerakan pro-monarki di dalam negeri dinilai belum terorganisir secara besar dan aksi protes lebih banyak dipicu oleh masalah ekonomi daripada ideologi politik. Pemerintah Iran berupaya membingkai situasi ini sebagai perjuangan keamanan nasional guna menunjukkan kendali di tengah tekanan eksternal dari AS dan Israel.

Berita terkait