Komandan Pasukan Pro-Saudi di Yaman Tak Terlihat di Garis Depan Pertempuran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Houthi berhasil merebut wilayah strategis di barat daya Yaman karena persatuan dan dedikasi yang tinggi. Menurut Hakim Almasmari, pendiri mantan Yemen Post, keberhasilan ini mencerminkan adanya satu komandan tunggal di samping pasukan Houthi yang turun langsung ke garis depan. Sebaliknya, pasukan pemerintah yang didukung internasional tersebut dipimpin oleh delapan komandan berbeda, menyulitkan koordinasi dan kerja sama. Akibat kegagalan komandan senior dalam memimpin prajurit, pasukan yang didukung Saudi dengan cepat menarik diri dari wilayah strategis. Almasmari menekankan bahwa para pemimpin Houthi turun langsung ke medan perang, sementara para komandan pasukan sekutu Saudi tidak pernah muncul di garis depan, sehingga sulit memotivasi pasukan untuk mengorbankan nyawa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 19.16
Trump Tolak Permintaan Arab Saudi untuk Serang Houthi di Yaman
Detik.com · 11 September 2026 pukul 17.13
Konflik Yaman Memanas, Houthi Rebut Kota Pelabuhan Mokha
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 06.24
Houthi Kuasai Kota Pelabuhan Strategis Mokha, Makin Dekat ke Selat Bab al-Mandab
Berita terkait
Ratusan Petempur Houthi Tewas dalam Bentrokan Sengit di Yaman
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 18.29
Bentrok Pecah antara Pasukan Keamanan Iran dan Kelompok Bersenjata di Saravan
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 12.45
Siapa Saja Aktor Utama yang Terlibat Perang Yaman?
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 10.31
Angkatan Laut AS Akui Serangan Iran Merusak Parah Pangkalan Armada Kelima di Bahrain
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 14.29