Komisi I soal TNI Tambah 5 Kodam Baru: Bagian Grand Strategy, Lindungi Warga RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono menyatakan dukungan terhadap rencana TNI menambah lima Kodam baru sebagai bagian dari strategi besar untuk melindungi seluruh warga Indonesia, termasuk di wilayah Papua. Menurutnya, pembentukan Kodam baru tidak hanya berfungsi untuk pertahanan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat setempat melalui kebutuhan prajurit yang ditempatkan di wilayah tersebut. "Pembangunan Kodam memberikan efek domino yang tinggi karena prajurit butuh makan, tempat tinggal, dan berbagai jasa," katanya. Komisi I menilai langkah ini penting untuk memastikan pembangunan berjalan di semua sektor. Sebelumnya, Kapuspen TNI Mayjen Muhammad Nas mengonfirmasi rencana penambahan lima Kodam baru yang akan diumumkan pada HUT ke-81 TNI, 5 Oktober 2026. Kelima wilayah yang ditunjuk untuk pembentukan Kodam baru adalah Papua Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), DIY, Maluku Utara, dan Kepulauan Riau. Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak menjelaskan, setiap Kodam memiliki tugas utama di bidang teritorial, termasuk memimpin perlawanan rakyat saat menghadapi ancaman atau kondisi darurat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 16.38
Terungkap, Wadanyon TPNPB-OPM Abdon Kisamdu Sudah 3 Kali Transfer untuk Pembelian Senpi
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 01.00
Kontak Senjata, Satgas TNI Pukul Mundur OPM di Nduga Papua
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 23.30
Buru Anggota OPM, Satgas TNI Diberondong Tembakan di Nduga Papua
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 21.40
Kontak Senjata di Nduga: Satgas TNI Habema Serbu Tempat Persembunyian OPM Kodap III
Berita terkait
Pangdam XVII Cenderawasih Sebut 4 Korban Penembakan KKB Papua Bukan Intel TNI
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 12.00
Pangdam Cendrawasih Pastikan 4 Korban Penembakan KKB Bukan Intel TNI
CNN Indonesia · 20 September 2026 pukul 20.43
Panglima TNI Buka Suara soal Penanganan Masalah di Papua
CNN Indonesia · 20 September 2026 pukul 18.40
Kapuspen TNI: KKB Masih Sandera Warga Sipil di Papua
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 17.48