Komisi IX DPR Minta Kemenkes Turunkan Psikolog untuk Korban Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Komisi IX DPR, Yahya Zaini, mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) segera mengirimkan tenaga medis, alat kesehatan, serta psikolog ke Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca-gempa bumi. Fokus utama adalah penanganan luka fisik dan kesehatan mental warga pengungsian yang rentan stres akibat kondisi serba kekurangan. Kemenkes juga diminta berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menjamin ketersediaan sanitasi dan air bersih guna mencegah penyakit seperti ISPA, diare, dan leptospirosis.
Berdasarkan data BNPB, terdapat 40.040 jiwa mengungsi, dengan konsentrasi terbanyak di Kabupaten Manggarai Timur sebanyak 15.465 jiwa. Dampak korban jiwa di wilayah tersebut mencapai 25 orang tewas, 442 luka berat, dan 513 luka ringan. Banyak warga memilih mengungsi secara mandiri karena dampak psikologis yang dirasakan setelah bencana.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 22.20
Pemerintah Pastikan Dampak Gempa NTT Masih Bisa Ditangani Sendiri
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 21.13
BUMD DKI Galang Bantuan Korban Gempa NTT
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 20.09
'Komunikasi Jelek' Purbaya Soroti Koordinasi Pusat-Daerah Penanganan Gempa NTT
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.01
Perkuat Operasi Kemanusiaan, PMI Terus Kirim Logistik untuk Korban Gempa NTT
Berita terkait
Anggota DPR Minta Kemenkes Turunkan Dokter Keliling untuk Korban Gempa NTT
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 14.18
BNPB Ungkap Tak Ada Lagi Laporan Warga yang Hilang di Wilayah Gempa NTT
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 17.05
44 Ribu Rumah di NTT Rusak Akibat Gempa, Pemerintah Genjot Perbaikan
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 21.36
FOTO: Ribuan Korban Gempa NTT Masih Bertahan di Tenda Pengungsian
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 21.34