Komisi IX DPR Minta Kemenkes Turunkan Psikolog untuk Korban Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Komisi IX DPR, Yahya Zaini, mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) segera mengirimkan tenaga medis, alat kesehatan, serta psikolog ke Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca-gempa bumi. Fokus utama adalah penanganan luka fisik dan kesehatan mental warga pengungsian yang rentan stres akibat kondisi serba kekurangan. Kemenkes juga diminta berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menjamin ketersediaan sanitasi dan air bersih guna mencegah penyakit seperti ISPA, diare, dan leptospirosis.
Berdasarkan data BNPB, terdapat 40.040 jiwa mengungsi, dengan konsentrasi terbanyak di Kabupaten Manggarai Timur sebanyak 15.465 jiwa. Dampak korban jiwa di wilayah tersebut mencapai 25 orang tewas, 442 luka berat, dan 513 luka ringan. Banyak warga memilih mengungsi secara mandiri karena dampak psikologis yang dirasakan setelah bencana.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 22.20
Pemerintah Pastikan Dampak Gempa NTT Masih Bisa Ditangani Sendiri
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 22.47
Istana Sebut Prabowo Sedang Direncanakan Kunjungi NTT, Cek Warga Terdampak Gempa
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.40
Purbaya dan Menteri Lainnya Siap Melawat ke NTT Setelah Gempa
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 19.20
Hari Keempat Gempa NTT, 70 Orang Meninggal
Berita terkait
Anggota DPR Minta Kemenkes Turunkan Dokter Keliling untuk Korban Gempa NTT
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 14.18
BNPB Ungkap Tak Ada Lagi Laporan Warga yang Hilang di Wilayah Gempa NTT
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 17.05
Kapolri: Polri Telah Kirim 247,66 Ton Bantuan Logistik ke NTT
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 18.19
Kapolri: 27.700 Pengungsi Gempa NTT Tersebar di 107 Titik Pengungsian
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 18.15