Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota Komisi Organisasi Muktamar ke-35 NU, Iddy Muzayyad, menegaskan bahwa pemilihan Calon Ketua Umum PBNU harus berjalan secara adil, terbuka, dan inklusif. Ia menyatakan bahwa semakin banyak figur kandidat yang mengikuti kontestasi, justru akan memperkaya proses demokratisasi dan diskursus gagasan di internal organisasi. Setiap kader yang memiliki dukungan sah dari para muktamirin harus diberi kesempatan untuk menyampaikan visi dan misinya tanpa kendala.
Iddy menjelaskan bahwa seluruh calon akan diundang dan diberi ruang untuk membuktikan komitmennya dalam memajukan jam'iyah. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa). Ia juga menekankan bahwa penilaian calon tidak hanya harus dilakukan dari sisi lahiriah, tetapi juga mempertimbangkan dimensi spiritual atau "ilmu langit" yang menjadi ciri khas tradisi ulama NU.
Mengenai potensi intervensi terhadap sidang Ahwa, Iddy mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk menepis praduga negatif dan menaruh kepercayaan penuh pada integritas para ulama sepuh. Ia yakin bahwa mekanisme Ahwa dirancang untuk menjaga marwah organisasi dan tetap membuka ruang musyawarah dengan para kiai sepuh di luar struktur resmi sebelum mengambil keputusan final.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 15.03
Jelang Muktamar ke-35 NU, Nama Gudfan Arif Ghofur Masuk Bursa Calon Ketum PBNU
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 13.14
Gus Ipul Cek Langsung Kesiapan Tambakberas Sambut Peserta Muktamar NU
Berita terkait
Ketum PBNU Jangan Dipilih Langsung, AHWA Dinilai Lebih Sesuai Tradisi NU
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 17.15
Ada yang Resah Belum Diundang ke Muktamar NU, tetapi Sudah Diminta Nama AHWA
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 07.11
PBNU Rilis DPS Muktamar ke-35, Gus Salam Harap Semua Kepengurusan NU Dapat Legalitas
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 17.12
Ketua PCNU Landak: Kiai Marsudi Syuhud Layak Jadi Ketum PBNU
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 21.02