Komisi V DPR Dorong Integrasi Kelembagaan dan Anggaran untuk Perkuat Penanganan Bencana
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi V DPR mendorong pemerintah untuk mengintegrasikan kelembagaan penanggulangan bencana agar respons terhadap bencana alam berada dalam satu komando tunggal. Integrasi ini perlu didukung dengan skema anggaran khusus yang dapat digunakan sejak fase tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana. Menurut Wakul Ketua Komisi V DPR Syaful Huda, kebutuhan ini terlihat nyata dalam penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) baru-baru ini.
Saat ini, penanganan bencana masih melibatkan banyak lembaga dengan tugas dan kewenangan berbeda, antara lain Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), serta Kementerian Pekerjaan Umum. Menurut Syaful, keberadaan banyak lembaga ini justru dapat menyulitkan koordinasi respons bencana yang cepat dan efisien. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya konsolidasi dan integrasi kelembagaan agar satu komando dapat berjalan dengan lancar.
Komisi V telah berkoordinasi dengan ketiga lembaga tersebut dalam merespons gempa NTT. Koordinasi mencakup pemantauan kemungkinan gempa susulan dan tsunami, evakuasi korban, hingga pemulihan infrastruktur yang terdampak. Setelah BMKG melaporkan gempa berkekuatan 7,7, Komisi V meminta lembaga tersebut terus memberikan pembaruan informasi secara real time, khususnya terkait kemungkinan tsunami dan gempa susulan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 14.35
Mendagri Tito Tinjau Lokasi Terdampak Gempa di Pelabuhan Laurentius Say Maumere
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 13.21
Dari Aceh ke NTT, Safrizal ZA Kawal Percepatan Penanganan Gempa
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 11.10
Kenapa NTT Masih Diguncang Ribuan Gempa Susulan? Ini Kata Ahli
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 17.15
Korban Meninggal Gempa NTT Capai 83 Orang, Pengungsi Tembus 110.785 Jiwa
Berita terkait
BMKG Ingatkan NTT Waspada, Warga Pesisir Diminta Belajar Evakuasi
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 18.05
Gempa Susulan NTT Masih Berlangsung, Pola Penurunan Diperkirakan dalam Sebulan
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 15.40
Gempa Susulan di NTT Terus Terjadi, Ini Data Terbarunya
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 08.06
Gempa Susulan NTT Terus Terjadi, Ini Data Terbarunya
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 06.17