Komjen Suyudi: Polisi Tidak Kehilangan Wibawa karena Ramah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komjen Suyudi Ario Seto, yang telah disetujui DPR RI untuk dilantik sebagai Kapolri pengganti Listyo Sigit Prabowo, menanggapi fenomena 'No Viral, No Justice'. Ia menegaskan bahwa setiap laporan polisi harus ditangani sesuai hukum dan prosedur yang berlaku, bukan hanya setelah menjadi viral di media sosial. Menurut Suyudi, pelapor berhak mendapatkan transparansi perkembangan kasus tanpa perlu mencari akses informal kepada penyidik.
Suyudi menekankan pentingnya perubahan logika pelayanan dari menunggu viral menjadi proses lapor, verifikasi, penanganan, dan penyelesaian yang konsisten. Ia menyatakan bahwa keramahan polisi tidak akan menghilangkan wibawa institusi, karena kewibawaan modern bersumber dari kompetensi, integritas, dan ketegasan yang proporsional. Pengawasan yang kuat juga diperlukan untuk mengimbangi perlindungan anggota kepolisian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 12.02
Calon Kapolri Suyudi Ingin Hapus Fenomena No Viral No Justice
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 12.42
Di Hadapan Komisi III DPR, Suyudi: Polisi Tak Ambil Alih Fungsi Kementerian atau Lembaga Lain
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 12.40
Komjen Suyudi Bawa Program Prioritas Jadi Kapolri: SDM-Penguatan Penegakan Hukum
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 12.32
Calon Kapolri Komjen Suyudi: Saya Siap Dinilai dari Hasil, Bukan Janji
Berita terkait
Kapolri: Keberhasilan Polri Diukur dari Kepercayaan Publik, Bukan Sekadar Penghargaan
Detik.com · 17 September 2026 pukul 23.02
Kapolri Tegaskan Keberhasilan Polri Diukur dari Pelayanan dan Kepercayaan Masyarakat
JawaPos · 17 September 2026 pukul 21.30
Prabowo Bakal Lantik Komjen Suyudi Jadi Kapolri Hari Ini
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 12.30
Usai Disetujui Jadi Kapolri, Komjen Suyudi Minta Dukungan Masyarakat
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 12.22