Komponen Vital Mobil Listrik yang Wajib Dirawat agar Awet
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mobil listrik (EV) di Indonesia semakin populer dengan komitmen netralitas karbon, namun membutuhkan perawatan khusus pada beberapa komponen krusial. Baterai adalah komponen paling mahal (20-50% harga kendaraan) dan sensitif terhadap pola penggunaan. Disarankan tidak membiarkan daya menyentuh 0% atau 100% secara terus-menerus, kecuali baterai LFP. Penggunaan fast charging berulang dan suhu panas dapat mempercepat degradasi baterai. Sistem pendingin EV bekerja lebih keras untuk mendinginkan baterai, inverter, dan motor listrik, sehingga cairan pendingin harus diperiksa secara berkala. Ban EV memerlukan spesifikasi khusus akibat bobot lebih berat dan torsi instan; tekanan harus sesuai rekomendasi paburuan untuk mengurangi hambatan gulir dan konsumsi energi. Sistem regenerative braking membuat kampas rem jarang dipakai, namun komponen fisik seperti kaliper cenderung korosi jika tidak dibersihkan. Inverter rentan lonjangan tegangan dan kelembapan, sehingga area kompartemen motor harus tetap bersih dan hindari cucian langsung pada kabel tegangan tinggi. Dengan memperhatikan suhu operasional dan pola pengisian daya, masa pakai EV dapat dipertahankan serta nilai depresiasi tidak merosot tajam.
Bagikan
Berita terkait
Cara Merawat Mobil Listrik yang Aman agar Baterai Awet
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.10
BYD M6 DM dan Mindset yang Berubah
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 06.53
Daftar Warna Wuling Air ev dan Fitur Lengkap Setiap Varian
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 18.45
Test Drive BAIC T1: Bukan yang Paling Bertenaga, tapi Nyaman Dibawa ke Bandung
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 23.17