Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Dibakar Bos di Bali Sebelum Meninggal

I Gede Selamet (21), sopir truk di Bali, meninggal setelah dibakar hidup-hidup oleh bosnya, I Putu Cahyadi Putra (37). Ia mengalami luka bakar sekitar 68 persen dari total tubuh dan trauma inhalasi akibat menghirup uap panas saat kejadian. Kondisi ini menyebabkan kerusakan luas pada paru-paru dan saluran napasnya.

Kepala ICU RSUP Prof IGNG Ngoerah, dr. Putu Kurniyanta, menyatakan bahwa kondisi Selamet sejak awal dirujuk sudah termasuk kritis. Luka bakar yang meluas di wajah, leher, dada, punggung, tangan, dan kaki, ditambah trauma inhalasi, membuat jalan napas melebar dan menyempit. Tim medis telah memaksimalkan penggunaan ventilator untuk membantu pernapasan, namun upaya tidak berhasil menyelamatkan nyawanya.

Trauma inhalasi terjadi ketika uap panas masuk ke saluran pernapasan, melukai jaringan paru-paru dan menyulitkan pernapasan. Kombinasi luka bakar luas dan kerusakan paru-paru ini membuat kondisi Selamet tidak stabil hingga akhirnya meninggal.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait