Kondisi Udara Jakarta Usai Penyiraman Abu Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342465/original/094799500_1788771303-2ed61a83-92cc-4c00-a1f7-8697dfd649a5.jpg)
Pemerintah DKI Jakarta melakukan penyiraman water mist pada 6-7 September 2026 untuk mengurangi endapan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di ibu kota. Kondisi kualitas udara mulai membaik, terutama pada konsentrasi PM10 yang sebarannya menyempit dari Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan. Penyiraman dilakukan dengan membasahi abu yang mengendap di jalan untuk mencegah terangkat kembali. Pengurangan juga terlihat pada PM2.5 di Jakarta Utara dan Timur, namun wilayah Kembangan dan Kebon Jeruk masih membutuhkan perhatian. Sementara itu, sulfur dioksida (SO2) belum menunjukkan perbaikan secara merata. Pemerintah akan terus memantau dan menentukan prioritas penanganan berdasarkan data serta faktor angin, hujan, dan sumber pencemar lainnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 September 2026 pukul 15.39
DLH DKI Sebut Udara Jakarta Membaik Usai Penyiraman Abu Vulkanik Anak Krakatau
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 15.03
Pemprov DKI Jakarta Persempit Sebaran PM10 Pascapenyiraman Abu Vulkanik
VOI · 7 September 2026 pukul 14.59
Water Mist Dikerahkan, Sebaran PM10 Abu Vulkanik di Jakarta Mulai Menyempit
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 12.59
DKI Semprot Water Mist di 5 Wilayah Jakarta, Sekolah Mulai PJJ Hari Ini
Berita terkait
Kualitas Udara Memburuk, Produktivitas Masyarakat Terancam Abu Anak Krakatau
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 18.46
Abu Anak Krakatau Sampai Jakarta, Warga Berburu Masker di Kolong Tol Andara
Detik.com · 6 September 2026 pukul 13.52
Cara Cek Kualitas Udara Akibat Abu Anak Krakatau via Google Maps
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 13.25
Kualitas Udara Jakarta Sabtu Pagi Masuk Kategori Tidak Sehat, Ini 3 Jurus Pemprov DKI
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 06.52