Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Konflik UIN Jakarta-Yayasan Sekolah di Pamulang: Sempat Ricuh, Murid PJJ

Sengketa aset lahan sekitar 8.000 m² dan bangunan sekitar 3.000 m² di kawasan sekolah di Pamulang, Tangerang Selatan, melibatkan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan yayasan sekolah. Konflik ini sempat memanas hingga terjadi keributan pada Sabtu (22/8), dengan pemasangan gerbang pembatas kawat berduri dan aksi massa di sekitar TKIP dan SDIP Pamulang. UIN menyatakan lahan dan bangunan tersebut sebagai aset negri yang dikelola secara institusional, lalu melakukan alih kelola sekolah untuk mengamankan aset dan memastikan kepastian hukum. Di sisi lain, yayasan sekolah menegaskan masih memiliki dasar hukum atas pengelolaan sekolah tersebut.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo langsung turun ke lokasi untuk mencegah ketegangan berkembang menjadi bentrokan. Polisi berhasil melakukan mediasi dan memastikan situasi kondusif hingga Senin (24/8). Namun, kegiatan belajar mengajar tatap muka belum kembali normal. Para orang tua murid khawatir setelah menemukan puntung rokok dan bekas minuman di ruang kelas saat mengecek kondisi sekolah. Akibatnya, sekolah tetap mengadakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dari rumah.

Para orang tua berharap sengketa ini tidak berkepanjangan dan tidak mengganggu proses pendidikan. Mereka meminta pihak yang berselisih mengutamakan kepentian siswa serta menjaga lingkungan sekolah tetap aman dan layak digunakan. Hingga kini, kegiatan belajar tatap muka direncanakan kembali berlangsung pada Rabu, meski masih menunggu kepastian dari pihak terkait.

Berita terkait