Konsumsi LPG 3 Kg di 2026 Diramal Lampaui Kuota-Tembus 8,7 Juta Ton
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM memproyeksikan konsumsi LPG 3 kg subsidi tahun 2026 mencapai 8,67 juta metrik ton, melampaui kuota APBN sebesar 8 juta MT (108,46%). Direktur Jenderal Migas Laode Sulaeman menyatakan proyeksi ini dipengaruhi sistem pendistribusian yang masih terbuka, memungkinkan akses bagi seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah tengah menyiapkan pengaturan yang lebih ketat agar subsidi tepat sasaran.
Hingga Juli 2026, realisasi konsumsi LPG 3 kg mencapai 5,045 juta MT atau 63,06% dari kuota tahunan. Konsumsi LPG 3 kg menunjukkan tren peningkatan sejak 2021. Untuk 2027, pemerintah menetapkan kuota 8 juta MT, namun memperingatkan potensi tekanan permintaan tinggi seiring pertumbuhan ekonomi nasional.
Untuk mengendalikan konsumsi, pemerintah melakukan transformasi pendistribusian melalui pendataan pengguna berbasis web dan pemadanan data dengan kependudukan. Langkah ini dilengkapi dengan revisi Peraturan Presiden 104/2007 terkait Pengendalian Konsumen dan Volume per Konsumen, serta didasarkan pada Undang-Undang No 30/2007 tentang Energi untuk memastikan subsidi tepat sasaran bagi masyarakat tidak mampu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 06.30
Bocoran Rencana Atur LPG 3 Kg Lewat Desil
Berita terkait
Tak Cuma BBM, Penyaluran LPG 3 Kg Mau Diperketat Sesuai Desil
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 18.24
Konsumsi LPG 3 Kg Tembus 5 Juta Ton Sampai Juli, 63% dari Kuota 2026
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 13.55
Subsidi Energi 2027 Bengkak Jadi Rp 272,9 T, ESDM: Karena Nilai Tukar Rupiah
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 14.38
Subsidi Energi RAPBN 2027 Naik Jadi Rp272,9 T, Pemerintah Masih Kaji Besaran Final
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 14.30