Kopilot Malaysia Lolos Pemeriksaan di Kuala Lumpur Sebelum Ditangkap di RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Malaysia menyatakan kopilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman (39) telah lolos seluruh pemeriksaan keamanan di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) sebelum terbang ke Indonesia. Ia ditangkap di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, setelah mengoperasikan penerbangan MH727 dari Kuala Lumpur ke Jakarta, diduga menyelundupkan sekitar 25 kg ekstasi dalam koper dan dinyatakan positif menggunakan narkoba. Direktur Jenderal Badan Pengawasan dan Perlindungan Perbatasan Malaysia (AKPS), Datuk Seri Mohd Shuhaily Mohd Zain, menegaskan pemeriksaan terhadap pilot telah sesuai prosedur pada 28 Juli. Namun AKPS tidak terlibat dalam pemeriksaan bagasi di KLIA; tanggung jawab itu berada di bawah Keamanan Penerbangan (AVSEC) Malaysia Airports. Ia mengakui bagasinya lolos tanpa terdeteksi dan menunggu tanggapan polisi untuk mempelajari kejadiannya. Sistem pemeriksaan menggabungkan kecerdasan buatan (AI) dengan penilaian manusia. Pemindai menetapkan tingkat risiko otomatis, lalu petugas menentukan perlu tidaknya pemeriksaan tambahan. Karena bagasi tidak memicu risiko tinggi, tidak ada skrining sekunder. Narkoba mungkin disembunyikan sehingga pemindai tidak mendeteksinya. AKPS membela kompetensi petugas dan menekankan banyak kasus berhasil dicegat. Pertemuan bersama pemangku kepentingan digelar untuk meningkatkan protokol, dan prosedur akan diperbaiki. Mohd Shuhaily tidak berkompromi soal integritas jika investigasi mengonfirmasi keterlibatan orang dalam.", "tags": ["kopilot", "narkoba", "malaysia", "bandara", "penyelundupan"]
Bagikan
Berita terkait
Momen Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Saksikan Atraksi Jet TNI di Istana
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 12.31
Detik-detik Pilot Rafale dari Skadron 12 TNI AU Ucapkan Selamat HUT ke-81 RI dari Dalam Kokpit
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 12.31
Prabowo Ajak Doakan Korban Bencana di Upacara HUT ke-81 RI
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 12.26
Dilaporkan Fangfang Terkait Dugaan Penelantaran Anak, Vicky Prasetyo Ingatkan Risiko Nikah Siri
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 12.22