KOPTASI Buka Suara Soal Tata Kelola Batu Bara di Kuala Samboja
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Koordinator KOPTASI, Aldi, menyoroti permasalahan tata kelola pertambangan batu bara di Kuala Samboja, Kalimantan Timur. Ia meminta transparansi soal tarif Rp 650 per ton dalam aktivitas bongkar muat serta mekanisme pembayarannya. KOPTASI juga menemukan perbedaan data antara enam Laporan Hasil Verifikasi (LHV) yang mencatat volume 30.680,7280 MT pada November 2023 dengan data produksi tahunan yang berbeda. Perbedaan tersebut memerlukan klarifikasi sumber material dan pergerakannya. Polemik ini perlu dilihat secara proporsional dan tidak langsung dikaitkan dengan pelanggaran hukum.
Bagikan
Berita terkait
Rosan Ungkap Nilai Ekspor Batu Bara hingga CPO yang Dipantau DSI Capai USD 70 M
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 22.00
Rosan Beberkan Kabar Terbaru Soal Ekspor Batu Bara Cs Lewat DSI
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.35
Pengamat Sebut Diterimanya Tuntutan RUU Perampasan Aset oleh DPR jadi Kemenangan Publik
VOI · 1 September 2026 pukul 11.15
Gasifikasi Batu Bara di Kaltim Hasilkan Metanol Ekonomis
JawaPos · 1 September 2026 pukul 10.45