Korban Gempa NTT Nyaris Sebulan Tidur Tanpa Terpal dan Selimut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326477/original/074621400_1787025798-305855.jpg)
Hampir sebulan pasca gempa magnitudo 7,7 di NTT pada 15 Agustus 2026, warga terdampak masih kekurangan kebutuhan dasar seperti terpal, selimut, makanan, dan air minum. Meskipun Presiden Prabowo Subianto telah menyalurkan bantuan total Rp200 miliar—terdiri dari Rp40 miliar untuk Pemerintah Provinsi NTT dan masing-masing Rp20 miliar untuk delapan kabupaten di Flores—distribusi di lapangan dilaporkan belum merata.
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyatakan Pemprov telah menggunakan 50% anggarannya dan meminta data warga yang belum terbantu untuk ditindaklanjuti BPBD. Namun, Anggota DPRD NTT, Junaidin Mahasan, mengkritik lambatnya realisasi bantuan akibat kendala administrasi dan mendesak transparansi data penyaluran agar kebutuhan mendesak masyarakat segera terpenuhi.
Bagikan
Berita terkait
7 Fakta Gempa M 7 Nagekeo NTT yang Tewaskan Puluhan Jiwa
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.05
Prabowo Perintahkan Jajaran Pemerintah Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 18.49
Cerita Rafki, Menembus Sungai hingga Pegunungan Demi Bantu Korban Gempa NTT
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 08.01
Sido Muncul Kembali Salurkan Bantuan Rp 510 Juta ke Korban Gempa NTT
Detik.com · 9 September 2026 pukul 00.00