Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

7 Fakta Gempa M 7 Nagekeo NTT yang Tewaskan Puluhan Jiwa

Gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu 15 Agustus pukul 04.58 WIB. Gempa dangkal berkedalaman 15 kilometer bersumber dari Sesar Busur Belakang Flores. Episenter berada di laut pada koordinat 8,41 derajat Lintang Selatan dan 121,39 derajat Bujur Timur, atau 30 kilometer timur laut Nagekeo. Guncangan dirasakan dengan intensitas VI MMI di Wolowae dan Kota Bajawa, serta V MMI di Kota Ende, Borong, dan Ruteng. BNPB mencatat 47 orang meninggal dunia. Korban jiwa tersebar di Kabupaten Manggarai sebanyak 24 orang, Manggarai Timur 17 orang, Sikka 3 orang, Ngada 1 orang, dan Ende 1 orang.

Gempa memicu tsunami di 10 daerah, termasuk Sikka, Flores Timur, Labuan Bajo, Maurole-Ende, Dompu, Alor, Baubau, Bulukumba, dan Kolaka. Ketinggian gelombang tertinggi tercatat 0,94 meter di Maurole-Ende. Peringatan dini tsunami yang dikeluarkan BMKG berakhir pukul 07.30 WIB. Data sementara menunjukkan 157 rumah rusak berat, 41 rusak sedang, dan 148 rusak ringan. Fasilitas umum yang rusak meliputi 87 unit pendidikan, 18 kesehatan, 5 tempat ibadah, dan 6 kantor. Hingga pukul 14.00 WIB, terjadi 235 gempa susulan berkekuatan 2,5 hingga 6,8. Beberapa ruas jalan tertutup longsor sehingga jalur transportasi terganggu.

Presiden Prabowo Subianto akan mengirim 50 ribu paket sembako dalam satu hingga dua hari ke depan. BNPB bersama Kementerian Sosial menyiapkan bantuan logistik berupa makanan, minuman, air bersih, tenda, dan genset. Kementerian Pekerjaan Umum mengerahkan personel dan peralatan untuk membuka jalur yang tertutup. Tim BMKG juga diterjunkan ke lokasi untuk survei kerusakan secara menyeluruh.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait