Korban Kebakaran Sade Harap Hunian Segera Dibangun, Alat Tenun-Dagangan Ludes
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Korban kebakaran di Kampung Adat Sade, Desa Rembitan, Lombok Tengah, yang terjadi pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026, masih tinggal sementara di rumah kerabat. Mereka mengharapkan pemerintah segera membangun kembali tempat tinggal agar kehidupan sosial dan ekonomi dapat pulih. Bagi sebagian warga, rumah bukan hanya tempat tinggal tetapi juga ruang untuk berdagang dan mencari nafkah. Salah seorang korban, Inaq Aris (52), kehilangan rumah, peralatan tenun, dan sebagian besar barang dagangannya termasuk kain songket yang akan dijual kepada wisatawan. Ia hanya berhasil menyelamatkan lima songket dan selimut jualan. Kerugian yang dialami belum bisa diperkirakan secara pasti. Masyarakat adat Sade yang selama turun-temurun mengamalkan tradisi menenun dan menjual kerajinan juga terdampak secara signifikan. Pemulihan tidak hanya melibatkan pembangunan rumah tetapi juga pemulihan sumber penghasilan. Bantuan berupa makanan, pakaian, dan kebutuhan pokok mulai tiba untuk warga yang terdampak. Tag: kebakaran, sade, lombok, pemulihan, ekonomi
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 11.50
167 Bangunan Sade Terbakar, Kemenbud Temukan Desa Adat Ini Belum Masuk Dapobud
ANTARA News · 24 Agustus 2026 pukul 13.29
Pemerintah siapkan rencana pemulihan Desa Adat Sade di Lombok Tengah
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 11.20
NTB Mulai Siapkan Restorasi Desa Adat Sade, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 23.16
Gubernur NTB Ungkap Dugaan Sementara Penyebab Kebakaran Kampung Adat Sade
Berita terkait
Cerita Ibu Selamatkan Anak-anaknya saat Api Membakar Kampung Adat Sade Lombok
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 20.40
Pilu Desa Adat Sade Hangus Terbakar: Penyebab Diselidiki, Restorasi Disiapkan
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 08.00
4 Ruangan MA NW Mua’allimin Anjani Lombok Terbakar, Diduga Korsleting Listrik
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 07.20
Pimpinan DPR Tinjau Lokasi Kebakaran Desa Adat Sade, Beri Bantuan Rp 200 Juta
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 19.07