Korban Tewas Banjir Nepal Bertambah Menjadi 1.252 Jiwa, Keluarga Gelar Pemakaman Simbolis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bencana banjir bandang di Nepal dan Tibet pada 26 Agustus akibat pecahnya gletser Gunung Langtang Lirung menyebabkan 1.273 orang tewas dan 4.757 orang masih hilang, termasuk 844 warga negara asing. Di Nepal, jumlah korban tewas mencapai 1.252 jiwa dengan lebih dari 4.200 orang hilang. Di Tibet, 21 orang tewas dan 541 orang hilang, termasuk 261 warga negara asing. Distrik paling parah terdampak di Nepal meliputi Rasuwa, Nuwakot, Dhading, dan Kavre, sementara di Tibet, pos lintas batas Gyirong dan Lembah Kathmandu terdampak. Upacara pemakaman simbolis dilakukan di kuil Pashupati Aryaghat dengan menggunakan efigi dari kaas-kush untuk korban yang tidak ditemukan. Di Chitwan, jenazah tak dikenal dimakamkan setelah pengambilan sampel DNA karena banyaknya jenazah yang sulit diidentifikasi. Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlanjut meski dihambat oleh kerusakan infrastruktur seperti jalan, listrik, dan komunikasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 September 2026 pukul 01.02
Korban Tewas Banjir Nepal-Tibet Jadi Bertambah Jadi 1.225 Orang
Detik.com · 3 September 2026 pukul 01.02
Korban Tewas Banjir Nepal-Tibet Bertambah Jadi 1.225 Orang
Detik.com · 2 September 2026 pukul 14.15
Update Korban Banjir Nepal-Tibet: 1.130 Orang Tewas-4.462 Hilang
Detik.com · 3 September 2026 pukul 14.50
Rumah Viral Nepal Berusia 40 Tahun, Pemilik Ungkap Rahasia Kekuatannya
Berita terkait
Korban Tewas Akibat Banjir Bandang Nepal Menjadi 903 Orang, 4.247 Hilang
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 12.58
Banjir Dahsyat Nepal-Tibet: Korban Tewas Tembus 1.000 Orang, 500 Pekerja Terjebak di Terowongan
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 14.09
Lebih dari 4.000 Orang Belum Ditemukan Usai Banjir Bandang Nepal
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 13.20
Korban Tewas Capai 682 Orang, Nepal-Tibet Masih Dihantui Banjir Besar
CNBC Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 07.00