Korban tewas gempa Jepang jadi 38 orang, ribuan warga masih mengungsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jumlah korban tewas akibat gempa bermagnitudo 7,1 yang mengguncang Prefektur Kumamoto, Jepang, meningkat menjadi 38 orang. Pihak berwenang telah mengonfirmasi 36 kematian, sementara dua lainnya masih dalam penyelidikan. Gempa terjadi pada Selasa pekan lalu dan menyebabkan kerusakan luas di wilayah tersebut.
Lebih dari 9.200 warga masih mengungsi di 210 tempat pengungsian, dan lebih dari 3.400 rumah mengalami kerusakan. Pasokan air bersih terputus di lebih dari 69.000 rumah tangga dan tempat usaha. Fasilitas kesehatan juga masih berupaya memulihkan layanan. Suhu udara yang mencapai lebih dari 37 derajat Celsius menyebabkan sekitar 30 orang mengalami gejala sengatan panas dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Operasi pencarian dan penyelamatan di pusat perbelanjaan Aeon telah berakhir, tempat tujuh pekerja tewas dan lima lainnya terluka akibat ledakan pasca-gempa. Pejabat setempat memperingatkan bahwa jumlah bangunan rusak kemungkinan akan meningkat signifikan seiring berjalannya proses inspeksi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 14.49
Korban Tewas Gempa M 7,1 di Jepang Bertambah Jadi 38 Orang
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 06.40
Gempa M5,5 Guncang Seram Bagian Timur Maluku
Berita terkait
Korban Jiwa Gempa M 7,1 di Jepang Bertambah Jadi 34 Orang
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 15.55
Petugas Terus Cari Korban di Reruntuhan Mal Aeon Jepang Usai Gempa M 7,1
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 11.00
Korban Tewas Akibat Gempa M 7,1 di Jepang Bertambah Jadi 28 Orang
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 10.07
Ngerinya Gempa Dahsyat di Jepang hingga Jatuh Korban Jiwa
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 22.03