Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Petugas Terus Cari Korban di Reruntuhan Mal Aeon Jepang Usai Gempa M 7,1

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,1 mengguncang wilayah Kumamoto, Jepang barat daya, pada Selasa lalu. Korban jiwa telah mencapai 28 orang, termasuk yang masih dalam penyelidikan. Operasi pencarian korban terus dilakukan di reruntuhan Mal Aeon yang ambruk, di mana ledakan besar terjadi sekitar 50 menit setelah gempa, kemungkinan disebabkan oleh gas. Tiga orang dipastikan tewas di mal tersebut, dengan satu lainnya dikhawatirkan tewas dan tiga hilang.

Gempa ini menyebabkan kerusakan luas di pulau Kyushu, meratakan rumah, memicu kebakaran, dan membuat puluhan ribu penduduk tanpa listrik serta air. Di pabrik Nippon Paper Industries, lima orang tewas dan empat hilang akibat runtuhnya cerobong asap. Lebih dari 9.000 orang telah mengungsi di 506 tempat penampungan. Tim penyelamat, termasuk polisi, pemadam kebakaran, dan militer, sedang berjuang menembus reruntuhan untuk mencari korban.

Daerah Kumamoto sebelumnya terkena gempa kembar pada 2016 yang menewaskan hampir 300 orang. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyatakan kerusakan yang luas, sementara otoritas geospasial mencatat permukaan tanah bergeser hingga 87 sentimeter. Warga lokal menggambarkan gempa ini sebagai yang terbesar dalam hidup mereka.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait