Korban Tewas Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, 49 Persen karena Penyakit Bawaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hingga Minggu, 23 Agustus 2026, jumlah korban tewas akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 91 orang, bertambah 4 dari hari sebelumnya. BNPB mencatat 49% korban meninggal akibat dampak tidak langsung seperti penyakit bawaan (jantung, hipertensi, diabetes), sementara 51% lainnya akibat dampak langsung seperti reruntuhan bangunan. Korban tersebar di tujuh kabupaten, dengan Manggarai (32), Manggarai Timur (31), dan Nagekeo (14) sebagai wilayah paling banyak terdampak. Dari total korban, 40 di antaranya adalah laki-laki, 48 perempuan, dan 3 masih dalam proses identifikasi. Selain korban meninggal, 1.286 orang luka dan 161.084 warga mengungsi. Tiga kabupaten dengan pengungsi terbanyak adalah Manggarai (46.519), Nagekeo (34.256), dan Manggarai Timur (31.372).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 18.45
Update Korban Gempa NTT: 91 Warga Meninggal Dunia, 1.286 Luka-luka
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 19.00
Update Gempa NTT: 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 17.14
Update Korban Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 150.576 Mengungsi
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 17.05
Pengungsi Gempa NTT Capai 150.576 Jiwa, 5.012 Gempa Susulan Terjadi
Berita terkait
Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 83 Orang, 110 Ribu Mengungsi
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 18.40
Kepala BNPB: Korban Tewas Jadi 78 Jiwa, Presiden Sudah Kirim 411 Ton Bantuan
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 11.54
Update Gempa NTT: 75 Meninggal, Ratusan Sekolah Rusak Berat
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 07.20
Gempa NTT Masih Berlanjut, Pengungsi Tembus 92 Ribu
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.54