3 Lansia dan Balita Korban Gempa NTT Dievakuasi Pakai Heli ke Bandara Komodo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Basarnas mengerahkan helikopter Dauphin AS 365 N3+ guna mengevakuasi tiga korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Evakuasi jalur udara ini dilakukan dari Posko Utama Satar Kampas menuju Bandara Komodo di Labuan Bajo karena para korban memerlukan penanganan medis darurat segera.
Korban yang dievakuasi meliputi warga Desa Haju Wangi dan Desa Satar Padut di Kecamatan Lamba Leda Utara, termasuk seorang anak perempuan berusia lima tahun. Ketiga korban mengalami cedera berupa patah tulang dan dislokasi tulang akibat guncangan gempa. Setibanya di Bandara Komodo pada pukul 11.00 Wita, seluruh penyintas langsung dibawa ke rumah sakit rujukan untuk mendapat perawatan intensif dari dokter.
Menanggapi dampak bencana tersebut, Kepala Basarnas Mohammad Syafii menginstruksikan tim SAR gabungan tetap siaga penuh. Langkah ini dilakukan guna mempercepat respons laporan warga serta tindakan evakuasi medis darurat di area terdampak lainnya, seperti wilayah Manggarai Timur, Manggarai, hingga Nagekeo.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.12
Patah Tulang Dasar Tengkorak, Lansia Korban Gempa NTT Dievakuasi
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.58
Kabasarnas: Manggarai Timur Salah Satu Wilayah Terdampak Paling Parah
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 15.55
Gempa Susulan Bikin Panik Peserta Upacara HUT RI di NTT
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.13
Korban Tewas Gempa NTT Capai 51 Orang, Helikopter Disiagakan untuk Medis
Berita terkait
98 Resolution Network Kembali Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT
kumparan · 20 September 2026 pukul 23.44
2.029 Huntara Mulai Tampung Warga Korban Gempa Manggarai Timur NTT
CNN Indonesia · 19 September 2026 pukul 20.35
Gempa NTT, Pertamina Salurkan Bantuan Logistik hingga Pelosok Manggarai Timur
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 20.45
Pertamina Peduli Salurkan Bantuan Logistik dan Obat-Obatan hingga Pelosok Manggarai Timur
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 20.00