Korsel Tuntut Minta Maaf, Korut Balas Pakai Rudal Balistik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Korea Utara meluncurkan rudal balistik ke wilayah Korea Selatan, beberapa hari setelah Seoul menuntut permintaan maaf atas ledakan di Zona Demiliterisasi (DMZ) yang melukai tiga prajuritnya. Menurut Kepala Staf Gabungan Seoul, rudal diluncurkan dari Wonsan dan terbang lebih dari 700 kilometer ke arah Laut Timur. Ledakan di DMZ diduga disebabkan oleh ranjau yang dipasang oleh Korea Utara di sisi selatan perbatasan. Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Jepang menjaga postur pertahanan erat terkait ancaman rudal balistik ini. Presiden Korea Selapan, Lee Jae Myung, mendesak Pyongyang kembali ke dialog, namun ditolak dengan tegas. Kim Yo Jong, adik perempuan Kim Jong Un, menyebut Seoul 'sangat hina' dan membantah keterlibatan Pyongyang dalam ledakan tersebut. Ia juga memperingatkan bahwa Korea Utara siap menghadapi tindakan apa pun dari Seoul. Ledakan di DMZ ini terjadi di zona penyangga yang dipenuhi ranjau sejak gencatan senjata 1953, yang memisahkan kedua Korea.
Bagikan
Berita terkait
Korut Bantah Dalangi Ledakan Ranjau, Korsel Ngotot Tuntut Minta Maaf
Detik.com · 30 September 2026 pukul 17.39
Korsel Sebut Ranjau Korut Picu Ledakan di Perbatasan: Langgar Gencatan!
Detik.com · 29 September 2026 pukul 17.12
3 Tentara Korsel Luka-luka Akibat Ledakan di Zona Demiliterisasi
Detik.com · 21 September 2026 pukul 12.17
Korut Luncurkan Rudal Balistik ke Laut Jepang, Korsel Rapat Keamanan Darurat
Detik.com · 20 September 2026 pukul 17.48