Korsel Tuntut Ukraina Minta Maaf gegara Bocorkan Rahasia Tawanan Korut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kantor Kepresidenan Korea Selatan menuntut Ukraina memberikan penjelasan dan permintaan maaf atas pembocoran informasi pemindahan dua tawanan perang Korea Utara ke Korea Selatan. Presiden Lee Jae Myung menyatakan kekecewaan karena Ukraina melanggar kesepakatan kerahasiaan. Ukraina, melalui Presiden Zelensky, mengungkapkan pemindahan tersebut di hadapan PBB dan menyangkal adanya kesepakatan rahasia. Korea Selatan menilai penyangkalan tersebut merusak kepercayaan bilateral dan mempertimbangkan langkah tambahan. Pemindahan tawanan ini membahaskan untuk memastikan keamanan, diplomasi, dan kemanusiaan para tawanan serta keluarganya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 26 September 2026 pukul 21.00
Zelensky Berkhianat! Korsel Murka Rahasia Tahanan Korut Bocor
Berita terkait
Iran Dukung Narkoteroris, Kolombia Pilih Putus Hubungan Diplomatik
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 13.07
Kolombia Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Iran, Ada Apa?
Detik.com · 25 September 2026 pukul 11.40
Putus Hubungan dengan Uni Emirat Arab, Aljazair Tutup Wilayah Udaranya
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 16.37
Zelensky Sebut 50.000 Tentara Korut Siap Perang Bela Rusia, Ukraina Minta Bantuan Korsel
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 10.50