Kota di Bulan Hanya Angan-Angan? Ilmuwan Sebut Cadangan Air Sangat Terbatas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ilmuwan menyatakan cadangan air di Bulan tidak cukup untuk membangun kota. Meskipun ditemukan es di wilayah kutub yang pernah tersembunyi sinar Matahari, jumlahnya sangat terbatas dan tidak merata di regolit. Penambangan es membutuhkan teknologi mahal dan energi karena suhu ekstrem di kutub Bulan. Para peneliti menilai air di Bulan lebih cocok untuk mendukung pangkalan riset kecil seperti stasiun antar-jemput, bukan koloni manusia. Penemuan terbaru NASA menunjukkan angin Matahari dapat membentuk molekul air di permukaan Bulan, namun proses ini lambat.
Bagikan
Berita terkait
Hemat Bahan Bakar, Masa Pakai Teleskop Luar Angkasa Roman Milik NASA Melonjak Dua Kali Lipat
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 11.45
Ilmuwan Ubah Limbah Plastik Jadi Kue Kering, Bagaimana Caranya?
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 09.00
Toyota GR Supra Ditunjuk sebagai Pace Car Resmi NASA 2026
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 17.09
Zulhas Sebut Nelayan RI Miskin: Masuk Desil 1-Ikan Dicuri Asing Rp 200 T/Tahun
Detik.com · 15 September 2026 pukul 12.06