KPAI Minta Pemerintah Evaluasi Total Program MBG Usai Keracunan Berulang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPAI meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pasca keracunan berulang di beberapa daerah. Dari September 2026, kejadian keracunan tercatat di Sidoarjo, Rembang, Jombang, Kota Solo, Jayapura, dan Semarang. Di Sidoarjo, 512 santri dilaporkan terdampak, dan BGN mengakui kelalaian dalam pengelolaan waktu produksi dan konsumsi. KPAI menyoroti bahwa masih banyak dapur/ SPPG tanpa SLHS tetap beroperasi, meminta data jumlah dapur tidak berlisensi, alasan operasional, serta mekanisme pemenuhan standar. Desakan penuh termasuk mengkoneksikan anggaran dengan kepatuhan keamanan pangan, legalitas, kapasitas dapur, dan hasil pemeriksaan. KPAI juga mendorong audit struktur kepemilikan SPPG untuk mencegah konflik kepentingan. BGN merespons positif rekomendasi Menteri HAM untuk membentuk unit pemulihan korban dan mencoret 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima MBG.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 17.35
Kasus Keracunan MBG Berulang, Edy Wuryanto PDIP Minta BGN Benahi Sistem Keamanan Pangan
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 16.18
Pimpinan DPR Minta Korban Keracunan MBG yang Hilang Ingatan Ditangani Serius
JawaPos · 10 September 2026 pukul 22.30
BGN Bakal Tampung Rekomendasi Menteri HAM Perkuat Pemulihan Penerima Manfaat MBG
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 20.44
Usut Dugaan Korupsi MBG, Kejagung Panggil 6 Saksi
Berita terkait
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Daftar Penerima MBG
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 19.11
Wakil Ketua DPR RI Desak BGN dan Pemda Tanggung Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 21.14
Akibat Maraknya Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Semprot SPPG yang Memanipulasi Label
JawaPos · 7 September 2026 pukul 12.46
Marak Keracunan MBG, Menterinya Prabowo: Jangan Hanya Sibuk Cari Siapa yang Salah
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 17.30