KPID DKI Dorong TV dan Radio Jadi Rujukan Informasi di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9288587/original/061784900_1783327073-1001433500.jpg)
Komisi Penyiaran Indonesia (KPID) Provinsi DKI Jakarta memimpin upaya untuk memastikan televisi dan radio menjadi sumber informasi yang dapat diandalkan di tengah erupsi Gunung Anak Krakatau. Erupsi gunung berapi ini menyebabkan hujan abu vulkanik yang mempengaruhi kualitas udara di wilayah Jakarta. KPID DKI mengimbau agar semua informasi yang disampaikan kepada publik bersumber dari institusi resmi seperti Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, BMKG, BPBD, PVMBG, dan BNPB untuk memastikan keakuratan dan ketepatan waktu. Dalam pernyataannya, Ketua KPID DKI Jakarta Ahmad Sulhy menekankan pentingnya kecepatan dalam penyampaian informasi namun tetap harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat. KPID juga menekankan pentingnya melibatkan narasumber yang kompeten dan melakukan verifikasi terhadap informasi yang berasal dari media sosial sebelum disiarkan. Langkah ini selaras dengan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS), khususnya terkait akurasi informasi dan peliputan bencana. KPID percaya bahwa peran media massa, khusunya televisi dan radio, tidak hanya terbatas pada pelaporan peristiwa, tetapi juga harus berkontribusi dalam proses mitigasi bencana dengan menyediakan informasi yang informatif, membangun kesadaran, dan menjaga ketenangan masyarakat.
Bagikan
Berita terkait
Hakim Terjebak Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sidang Praperadilan Jilid 5 Roy Suryo Ditunda
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 13.09
MenLH Jumhur Hidayat Turunkan Tim Reaksi Cepat Efek Erupsi Krakatau
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 12.53
Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan dari Bandara Aceh Terdampak
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 12.35
Bertambah, Bandara Semarang Batalkan 36 Penerbangan Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 12.28