MenLH Jumhur Hidayat Turunkan Tim Reaksi Cepat Efek Erupsi Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala BPLH Mohammad Jumhur Hidayat menurunkan Tim Reaksi Cepat Kementerian Lingkungan Hidup untuk memantau dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Tim tersebut melakukan pengukuran kualitas udara ambien dan pemantauan kualitas air laut di pesisir Banten dan Lampung. Jumhur mengimbau masyarakat di daerah terdampak untuk tetap tenang, mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, dan mematuhi imbauan BNPB serta PVMBG. Pemerintah daerah juga diminta mengamankan sumber air bersih dari kontaminasi abu vulkanik.
Badan Geologi ESDM menyatakan bahwa episode erupsi menerus Gunung Anak Krakatau yang berlangsung sejak 4 September 2026 pukul 23.07 WIB telah berakhir pada 6 September 2026 pukul 00.04 WIB setelah sekitar 25 jam. Setelah berhentinya erupsi tersebut, aktivitas gunung berapi kembali dengan erupsi strombolian, yang merupakan karakteristik erupsi Gunung Anak Krakatau saat ini. Pemantauan intensif secara visual dan instrumental akan terus dilakukan, dengan status dan rekomendasi yang akan dievaluasi jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan.
Prioritas pemerintah saat ini adalah memitigasi dampak lingkungan dan melindungi masyarakat dari bahaya akibat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Kementerian Lingkungan Hidup juga berencana melakukan pemulihan ekosistem pesisir dan penanganan dampak biologis setelah kondisi gunung api dinyatakan stabil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 18.56
Menteri Jumhur: KLH Pantau Dampak Erupsi, Imbau Warga Tetap Waspada
- erupsi gunung anak krakatau
- tim reaksi cepat klh
- pemantauan kualitas udara dan air
- erupsi strombolian
- dampak lingkungan
Berita terkait
Cerita Jemaah Umrah Terjebak Dampak Erupsi Anak Krakatau, Bermalam di Soetta
kumparan · 7 September 2026 pukul 13.36
Hakim Terjebak Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sidang Praperadilan Jilid 5 Roy Suryo Ditunda
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 13.09
Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan dari Bandara Aceh Terdampak
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 12.35
Bertambah, Bandara Semarang Batalkan 36 Penerbangan Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 12.28