KPK Diminta Usut Aliran Dana Rp2,94 M di Kasus Suap Proyek Bekasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK diminta menelusuri aliran dana Rp2,94 triliun dalam kasus suap proyek Bekasi. Henri Lincoln, Kepala SDABMBK Bekasi, ditetapkan sebagai saksi. Dugaan penerimaan uang Rp2,94 miliar dari Sarjan, pengusaha konstruksi, diselidiki bersama rangkaian transaksi. Yusuf KPK Watch menuntut investigasi mencakup siapa yang mengatur pemenang proyek dan ke mana alirannya. Tiga tersangka diproses hukum: Bupati Ade Kuswara, H.M Kunang, dan Sarjan. Sarjan didakwa menyuap Rp11,4 miliar ke Bupati untuk paket proyek TA 2025 melalui perantara H.M Kunang. Uang suap tersebut diduga tersebar ke beberapa pejabat, termasuk Henri Lincoln (Rp2,94 miliar), Benny Sugiarto (Rp500 juta), Nurchaidir (Rp300 juta), dan Imam Faturochman (Rp280 juta).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 18.27
KPK Dalami Peran Istri Ipda Yayat dalam Kasus Suap Bupati Bekasi
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 06.48
Kasus Suap Ijon Proyek Kabupaten Bekasi: KPK Didesak Periksa Tenny Intania
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 02.33
Isu Lapas Cibinong Dipantau KPK, Budi Singgung Masalah Pungli
kumparan · 28 September 2026 pukul 23.32
Diperiksa KPK Terkait Audit di Muara Enim, Anggota BPK V: Sudah Kami Sampaikan
Berita terkait
Mantan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdhan Diperiksa KPK Terkait Kasus Ade Kuswara
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 11.47
KPK Telusuri Aliran Dana Kasus Korupsi ATR/BPN Rp106,3 Miliar, Bidik Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 14.41
Ipda Yayat Pemilik Rumah Mewah di Depok Ajukan Mundur dari Polri
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 07.36
KPK Panggil Lawan Bupati Ade Kuswara Saat Pilbup Bekasi
Detik.com · 22 September 2026 pukul 15.17