Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

KPPPA: Kepemimpinan ASN perempuan harus ditopang kemampuan komunikasi

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menekankan kemampuan komunikasi sebagai kompetensi utama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan, terutama di jenjang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT). Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender Bidang Politik dan Hukum Kementerian PPPA, Iip Ilham Firman, menyatakan semakin tinggi jabatan, semakin besar tuntutan kualitas komunikasi. Hal ini disampaikan dalam acara Gender Mainstreaming for Women Leaders Academy 2026 di Jakarta, Jumat.

KPPPA menilai kepemimpinan perempuan di birokrasi bukan sekadar simbol keterwakilan, melainkan faktor penting untuk menghadirkan kebijakan publik yang inklusif, responsif gender, dan berpihak pada masyarakat. Untuk itu, ASN perempuan perlu dibekali kompetensi memadai. Pada hari ketiga pelatihan, Kementerian PPPA menghadirkan motivator Merry Riana, Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, untuk memberikan materi Upgrade Communication Skill.

Iip menegaskan ketidakmampuan berkomunikasi dapat memengaruhi hubungan kerja internal maupun eksternal. Merry Riana membagikan strategi praktis agar ASN perempuan lebih percaya diri, mampu menyampaikan gagasan efektif, dan siap menghadapi tantangan birokrasi. Ia juga mengingatkan bahwa banyak blunder terjadi akibat salah komunikasi, namun selalu ada ruang untuk memperbaiki kemampuan tersebut.

Berita terkait